Kelahiran Prematur
Jika Anda mengalami kontraksi sebelum masa kehamilan Anda menginjak usi 37 minggu, mungkin Anda akan mengalami persalinan premature. Bayi-bayi yang dilahirkan terlalu awal biasanya mengalami lebih banyak maalah kesehatan daripada bayi-bayi yang dilahirkan tepat waktu. Karena itu, penting untuk mencegah atau menghentikan kontraksi persalinan premature.
Bagaimana Anda Tahu Anda Mengalami Persalinan Prematur?
Tidak mudah untuk bahwa ANda sedang mengalami kontraksi persalinan premature. Tanda-tanda persalinan premature sangat mirip dengan sensasi normal pada kehamilan. Dokter atau bidan dapat membantu ANda mengetahuinya. Hubungi dokter atau bidan Anda apabila Anda mendapati dua atau lebih gejala-gejala ini:
- Kontraksi rahim yang sering dan regular (lebih dari 5 kontraksi per jam, yang terus dating selama 2 jam atau lebih)
- Kram yang menyebabkan ketidaknyamanan pada perut bagian bawah
- Sakit punggung di bagian bawah, yang tidak berasal dari punggung yang sakit
- Tekanan pada perut bagian bawah atau pada paha (rasa berat pada tulang panggul).
- Lebih sering buang air besar daripada biasanya, atau malah diare
- Peningkatan atau perubahan mendadak mendadak pada cairan vagina (lebih banyak lender, air, atau lender bercampur darah)
- Perasaan secara umum tentang adanya sesuatu yang buruk.
Memeriksa Kontraksi
Kontraksi terasa seperti gelombang saat rahim mengencang dan mengendur. Ketika berkontraksi, rahim Anda terasa keras. Lalu, ketika mengendur, rahim terasa melembut. Kontraksi persalinan premature mungkin tidak menyakitkan. Ketika kontraksi dating secara konstan dan tetap serta terjadi beserta beberapa gejala lain yang tertulis pada halaman 35 dan bagian di atas ini, ANda mungkin akan segera melahirkan .
Untuk memeriksa kontraksi:
- Minumlah 2 gelas besar air, kemudian pergilah buang air kecil.
- Duduklah dengan kaki diangkat ke atas dan rilekslah.
- letakkan ujung jari ANda dengan lembut, tetapi kencang di atas perut ANda tepat di atas trahim, untuk mengetahui kalau-kalau pengencangan terjadi secara regular.
- hitunglah banyaknya kontraksi selama 1 jam.
Hubungi dokter atau bidan Anda apabila :
- Anda mengalami kontraksi setiap 10 menit atau kurang (Ini bearti 6 atau lebih kontraksidalam satu jam.) dan
- Ada gejala-gejala persalinaan premature lainnya.
Bagaimana Anda Dapat Menghentikan Kontraksi Persalinan Prematur?
Dokter bisa saja meminta Anda untuk melakukan hal-hal berikut ini untuk menghentikan kontraksi dan mencegah persalinan premature:
- Minum banyak air. Cobalah minum sedikitnya 8 gelas air setiap hari. Kadang-kadang dehidrasi (tidak minum cukup air) menyebabkan kontraksi.
- Tetap di tempat tidur atau mengurangi kegiatan berdiri maupun berjalan
- Memeriksa kontraksi dan mengamati gejala-gejala persalinan yang lain
- tidak melakukan hubungan intim
- tidak mengusap atau menggosok putting susu Anda
- minum obat yang telah diresepkan oleh dokter Anda. Beberapa obat dapat mengehntikan kontraksi. Obat-obatan yang lain mengatasi penyebabnya (sepert, infeksi kandung kemih atau infeksi vagina).
Infeksi
Infeksi-infeksi tertentu selama masa kehamilan dapat memicu masalah bagi Anda atau si jabang bayi. Apakah infeksi ini serius mengenai bayi, semuanya tergantung pada kapan Anda terkena infeksi dan infeksi apa itu. Beberapa infeksi membahayakan bayi, jika Anda terinfeksi pada tiga bulan pertama kehamilan (misalnya, campak Jerman). Infeksi yang lain berbahaya bila Anda terkena saat bayi akan lahir (misalnya, herpes kelamin). Selain itu, sebagian infeksi dapat menimbulkan masalah kapan saja selama masa kehamilan (misalnya, HIV). Bagaimanapun, hanya karena Anda terjangkit suatu infeksi, bukan berarti bayi Anda juga terinfeksi atau terancam jiwanya.
Pastikan Anda memberitahu dokter atau bidan bila Anda mengalami gejala-gejala infeksi, seperti:
- demam
- luka di sekitar vagina
- cairab vagina yang tidak biasa
- rasa sakit ketika buang air kecil
- ruam
- muntah
- merasa sakit
ketika menemui dokter, Anda dapat minta agar Anda diperiksa dan dirawat, jika memang diperlukan. Terapi atas infeksi ini sangat dipengaruhi oleh jenis kuman (bakteri atau virus) penyebabnya. Bila bakteri yang menjadi penyebabnya, Anda mungkin akan diberi resep obat antibiotic (obat untuk membunuh kuman).
Diabetes
Diabetes mengindikasikan adanya masalah dengan terlalu banyaknya gula dalam darah. Penyakit ini timbul karena tubuh ANda bermasalah dalam membentuk insulin, yakni hormone yang bertugas mengubah glukosa (gula) menjadi energi. Diabetes gestasional adalah jenis diabetes yang muncul selama masa kehamilan. Kira-kira, pada usia kehamilan 26 minggu, kebanyakan dokter menggunakan tes glukosa darah mengetahui apakah seoarang ibu hamil menderita diabetes gestasional.
Entah Anda menderita diabetes sebelum hamil atau mengalaminya selama hamil, Anda memerlukan penanganan khusus untuk mengendalikan tingkat gula darah Anda. Hal ini berpotensi mencegah kemungkinan timbulnya masalah pada bayi Anda, seperti bertubuh terlalu besar, memeiliki gula darah yang rendah, atau menderita cacat lahir. Terapinya biasnaya mencakup diet khusus, olahraga teratur, dan, pada beberapa kasus, suntikan insuli.
Tekanan Darah Tinggi
Selama kehamilan, tekanan darah tinggi (hipertensi) berpeluang memicu masalah serius pada kesehatan Anda dan jabang bayi. Pregnancy-induced hypertension (PIH) atau hipertensi yang dipicu oleh kehamilan adalah jenis tekanan darah tinggi yang muncul saat seorang wanita mengandung. PIH kadang-kadang disebut preeklamsia atau toksemia. PIH menyebabkan terhambatnya aliran darah ke rahim, yang membuat bayi Anda kekurangan oksigen dan nutrisi. Bila tidak dobati, PIH akan memburuk dan mnegakibatkan sang ibu mengalami kejang, koma, atau bahkan kematian.
Karena penting untuk tahu apaklah Anda menderita PIH, maka tekanan darah Anda diperiksa setiap kali kunjungan prenatal. Apabila sejak awal Anda diketahui menderita tekanan darah tinggi, dokter pun akan mampu mengatasinya sehingga tidak membahayakan diri Anda dan si jabang bayi. Begitu bayi Anda lahir, tekanan darah Anda biasanya kembali normal.
Apa Saja Gejala PIH?
Anda mugnkin memiliki beberapa tanda atau gejala berikut ini. Bila Anda melihat adanya salah satu tanda ini, segera hubungi dokter Anda:
- Pembengkakan (edema), khususnya di tangan dan wajah
- Pertambahan berat badan yang cepat
- Sakit kepala, penglihatan buram, adanya bintik di depan mata (spot before the eyes)
- Nyeri pada perut bagian atas, di dekat lambung.
Pada kunjungan prenatal, dokter atau penyedia layanan kesehatan memeriksa tanda-tanda PIH yang lain dengan mengamati:
- Tekanan darah lebih dari 140/90 (PIH ringan) atau di atas 160/110 (PIH berat)
- Protein pada air seni Anda
Bagaimana Caranya Mengendalikan Tekanan Darah Tinggi?
Bila Anda menderita PPIH, terapinya tergantung pada seberapa serius penyakit itu. Anda cukup banyak-banyak berbaring. Lebih banyak beristirahat dan mengurangi stress akan membantu Anda. Selain itu, cobalah rileks sambil berbaring dan menggunakan pernapasan lambat, seperti yangdijabarkan dihalaman 141-145.
Anda juga mungkin perlu beristirahat total di tempat tidur atau bed rest – tetap di tempat tidur kecuali saat ingin pergi ke kamar mandi atau makan). Terus berada di tempat tidur sepanjang waktu itu sulit, khususnya bila Anda punya anak-anak yang masih kecil. Mintalah seseorang untuk membantu merawat anak-anak Anda. Beritahulah dokter apabila Anda kesulitan untuk tetap berada di tempat tidur.
Anda mungkin memerlukan obat-obatan untuk membantu menurunkan tekanan darah atau untuk mencegah dampaknya yang berbahaya. Penting bagi Anda untuk mengikuti nasihat dokter. Dengan cara inilah Anda dan bayi ANda dapat berada dalam kondisi yang lebih sehat.
Masalah dengan Plasenta
Dalam kasus plasenta previa, yakni plasenta yang letaknya begitu rendah sehingga berpotensi menutupi jalan lahir. Pemindaian USG biasanya cukup untuk memberi peringatan kepada dokter bahwa kehamilan Anda termasuk yang jarang terjadi. Acap kali plasenta yang menutupi sebagianj atau semua bagian leher rahim pada awal masa kehamilan menyingkir dan tidak menyebabkan masalah di kemudian hari. Namun, apabila plasenta tetap menutupi leher rahim, bedah cesar perlu direncanakan sebelum persalinan dimulai. (Lihat halaman 188-204 untuk informasi lebih lanjut tentang kelahiran cesar). Kadang-kadang, placenta previa menyebabkan pendarahan vagina pada bulan-bulan kehamilan. Hal ini tidak terasa menyakitkan, tetapi Anda sebaiknya segera menelepon dokter karena perdarahan adalah salah satu tanda leher rahim Anda mulai membuka.
Saat placental abruption atau pemisahan plasenta terjadi, plasenta mulai tertarik dari rahim. Kondisi ini jarang terjadi, tetapi bila ini terjadi, biasanya muncul pada bulan-bulan akhir kehamilan atau saat persalinan. Bila Anda mengalami kondisi ini, Anda akan memperlihatkan gejala-gejala berikut: perdarahan vagina, sakit perut yang parah, dan pengencangan rahim. Dokter dapat menentukan derajat pemisahan plasenta dan rahim dengan melihatnya menggunakan USG. Salah satu cara untuk menanggulangi kondisi ini adalah bed rest bila derajat pemisahannya kecil. Bila bayi berada terancam bahaya, bedah cesar perlu dilakukan.
Kesimpulan
Setelah membaca bagian ini, Anda mungkin merasa setiap wanita hamil mengalami masalah. Sesungguhnya, sebagian besar wanita menjalani kehamilan yang sehat. Dengan informasi tentang cara merawat diri sendiri selama masa kehamilan, Anda akan memiliki bayi yang sangat sehat.


EmoticonEmoticon