Menanti kelahiran bayi Anda bisa menjadi hal yang mengembirakan sekaligus menyulitkan. Kadang-kadang, pria perlu waktu untu8k terbiasa berpikir bahwa dirinya akan menjadi seorang ayah, khususnya apabila kehamilan tersebut tak terduga. Saat Anda mulai berpikir tentang bayi Anda, biasanya Anda akan teringat akan masa kecil Anda – semua susah senangnya. Anda mungkin ingat beberapa hal yang terjadi pada Anda, yang Anda harap anak Anda alami. Anda juga mungkin mencari hal-hal lain yang ingin Anda lakukan bersama anak Anda ketika ia sudah tumbuh besar.
Seorang calon ayah kadang-kadang berpikir tentang semua perubahan yang dating bersama datangnya status orangtua. Anda bisa saja mencemaskan:
- Kehilangan kebebasan Anda. Anda tahu bahwa bayi memerlukan perawatan yang terus-menerus, dan Anda diharapkan lebih banyak membantu di rumah.
- Memiliki cukup uang. Anda mungkin merasa harus lebih bertanggung jawab guna memenuhi kebutuhan keluarga.
- Kemungkinanj kematian istri atau bayi Anda. Ini membuat Anda menjadi sangat protektif terhadap pasangan. Anda pun bisa saja mencemaskan kematian Anda sendiri.
- Merasa tidak diinginkan. Anda mungkin merasa istri Anda yang sedang hamil tidak mencintai Anda seperti sebelumnya. Pada saat yang sama, Anda diharapkan melakukan yang lebih banyak hal untuknya. Jalan keluarnya adalah membicarakan apa yang Anda rasakan bersama pasangan Anda. Kemungkinan, ia sekadar tidak tahu bagaimana perasaan Anda.
- Peran Anda selama persalinan dan kelahiran. Anda mungkin bertanya-tanya, “Apa yang akakan saya laukan selama persalinan? Apakah saya akan pingsan?” kelas-kelas persiapan persalinan, buku-buk, dan pembicaraan dengan para ayah yang lain dapat membantu mempersiapkan Anda menghadapi peran Anda selama persalinan dan kelahiran.
Kehadiran orang lain selain Anda pada saat persalinan juga dapat memupuskan tekanan yang Anda alami. (Untuk informasi lebih lanjut tentang peran Anda selama persalinan, lihat halaman 146).
- Perubahan-perubahan fisik dan ketidaknyamanan.
Sebagian pria mengalami pertambahan berat badan atau mengidam, mual, atau sakit punggung – sama seperti pasangan mereka yang sedang hamil. Mungkin begitulah cara Anda menunjukkan simpati kepada pasangan Anda.


EmoticonEmoticon